Jumat, 28 Desember 2012

EFEKTIFITAS PENDIDIKAN KESEHATAN DENGAN MENGGUNAKAN MODUL DAN PRESENTASI YANG DISERTAI SELEBARAN TERHADAP PENGETAHUAN TENTANG HIV / AIDS PADA SISWA SMUN 3 DAN SMUN I PANJANGAN KABUPATEN BANTUL TAHUN 2007–2008


Pri Hastuti 1 dan Luluk Mahaningsih 1

ABSTRAK

Masalah sosial dan masalah kesehatan seperti KTD dan infeksi HIV / AIDS pada umumnya sedang dihadapi oleh remaja saat ini. Sebanyak 2,3 juta penderita HIV / AIDS adalah remaja dan para wanita (UNAIDS, 2004). Kurangnya pengetahuan tentang HIV/AIDS disebabkan karena pendidikan kesehatan yang diberikan di sekolah, bimbingan modul, leaflet dan CD tentang HIV / AIDS masih jarang. Untuk mencapai hal tersebut program pencegahan melalui sekolah dianggap metode yang efektif yang memberikan materi untuk mencapai tujuan pendidikan, yaitu peningkatan pengetahuan tentang pencegahan infeksi HIV / AIDS.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas pendidikan kesehatan dengan penggunaan modul dan presentasi yang disertai dengan selebaran terhadap pengetahuan tentang HIV / AIDS pada siswa SMUN 3 dan SMUN 1 Pejangan Bantul tahun 2007-2008.
Jenis penelitian adalah penelitian eksperimental dengan menggunakan pendekatan  pre- post test control group design. Subyek penelitian dikelompokan menjadi 2 dari SMU yang berbeda dan ditentukan sebagai kelompok perlakuan dan kelompok kontrol. Setiap sampel terdiri dari 42 orang terpilih dengan menggunakan cluster random sampling kemudian diukur pengetahuan tentang HIV / AIDS menggunakan instrumen test. analisis statistic menggunakan uji t dependen dengan tingkat signifikansi 0,005.
Nilai rata-rata pre-test dan post-test pada kelompok perlakuan masing-masing 73,81 (SD = 10,53) dan 84,17 (SD = 5,69). Sedangkan rerata nilai pre-test dan post-test pada kelompok kontrol masing-masing 80,39 (SD = 8.13) dan 81.51 (SD =  6,97). Uji beda pada sampel berpasangan dari kelompok perlakuan dengan nilai t 5,440 (nilai p <0,05), yang artinya ada perbedaan pengetahuan antara pre-test dan post-test pada kelompok perlakuan. Sedangkan uji beda pada sampel berpasangan dari kelompok kontrol dengan nilai t 0,472 (nilai p> 0,05), yang artinya tidak ada perbedaan pengetahuan antara pre-test dan post-test kelompok kontrol. Jadi, perbandingan antara kedua kelompok diperoleh nilai t 3,771 (nilai p <0,005), yang berarti ada perbedaan pengetahuan.
Terdapat perbedaan pengetahuan tentang HIV/AIDS pada siswa SMU dengan penggunaan modul dan presentasi yang disertai leaflet.

Kata Kunci: Pendidikan Kesehatan, Pengetahuan, Modul, Leaflet, HIV / AIDS.

1.    Akademi Kebidanan Yogyakarta






Tidak ada komentar:

Posting Komentar