Senin, 18 Februari 2013

ANALISIS BEBAN KERJA DOKTER DAN PERAWAT DI POLI UMUM PUSKESMAS KEDATON KOTA BANDAR LAMPUNG DENGAN METODE WORKLOAD INDICATOR STAFF NEEDS (WISN)



Yenni Rusli¹, T. Marwan Nusri² , Achmad Farich³

ABSTRAK

       Mutu pelayanan kesehatan pada pelayanan kesehatan dasar menjadi tidak optimal karena tidak meratanya distribusi tenaga kesehatan (dokter dan perawat) di Puskesmas. Beban kerja tenaga kesehatan di Puskesmas pun perlu dianalisa berkaitan dengan kebutuhan dan ketersediaan jumlah tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan kesehatan dasar.
       Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan rancangan penelitian observasional yaitu pengamatan yang terfokus pada sekelompok orang,  menggunakan data primer dan sekunder  untuk mendapatkan gambaran faktor beban kerja dokter umum dan perawat di Puskesmas Kedaton Bandar Lampung dengan menggunakan metode Workload Indicator Staff Needs (WISN) bukan melihat kualitas kerja dokter dan perawat.
       Dari hasil penelitian diketahui bahwa waktu kerja tersedia seharusnya untuk dokter umum dan perawat adalah 28 jam dalam 1 minggu atau 4  jam 40 menit per hari, sedangkan dari hasil penelitian waktu kerja tersedia bagi dokter umum dan perawat kurang dari 28 jam. Beban kerja dokter umum di Poli Umum Puskesmas Kedaton Bandar Lampung sangat tinggi bila dibandingkan dengan jumlah pasien yang harus dilayani dan waktu kerja tersedia, Untuk faktor kelonggaran Tidak banyak faktor kelonggaran yang dikerjakan oleh dokter umum dan perawat  di Poli Umum Puskesmas Kedaton.
       Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa waktu kerja tersedia bagi dokter umum dan perawat kurang untuk melakukan pelayanan di Poli Umum, beban kerja dokter umum sudah berlebih bagi satu orang dokter umum sedangkan beban  kerja perawat masih mencukupi bagi 2 orang perawat. Sedangkan untuk faktor kelonggaran tidak banyak yang dilakukan di Puskesmas Kedaton Bandar Lampung.
       Bebarapa hal yang disarankan antara lain untuk Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung, perlu menambahkan waktu kerja tersedia terutama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan memulai pelayanan lebih awal dan mengakhiri pelayanan lebih lama. Selain itu perlu menambah tenaga dokter umum untuk bertugas di Poli Umum Puskesmas Kedaton mengingat beban kerja dokter umum telah berlebih untuk beban kerja seorang dokter umum, perlu menetapkan kebijakan tentang ketidakhadiran pegawai di wilayah Kota Bandar Lampung mengingat ketidakhadiran ini akan mengurangi waktu kerja tersedia serta  mensosialisasikan metode analisis beban kerja dengan Workload Indicator Staff Needs (WISN) kepada seluruh Puskesmas yang ada di wilayah Kota Bandar Lampung. Bagi Puskesmas Kedaton Bandar Lampung, disarankan untuk menganalisa beban kerja tenaga di tiap unit kerja Puskesamas Kedaton Bandar Lampung.



Kata kunci : Beban Kerja, Dokter, Perawat, WISN





1.    Dinas Kesehatan Propinsi Lampung
2.    Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Bandar Lampung
3.    Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar