Selasa, 03 Juli 2012

HUBUNGAN ANTARA KONDISI FISIK RUMAH DENGAN KEJADIAN ISPA PADA BALITA DI DESA CEMPAKA RAJA KECAMATAN SUNGKAI JAYA KABUPATEN LAMPUNG UTARA


Marleza Adriyani1, Zaenal Abidin2, Khoidar Amirus2
ABSTRAK

Infeksi saluran pernafasan atas (ISPA), merupakan salah satu penyebab kesakitan utama pada balita di negara berkembang. Data Puskesmas cempaka  kejadian ISPA sebanyak (11,34%) kasus tahun 2009 dan tahun 2010 sebanyak (8,26%) kasus sedangkan tahun 2011 sebanyak (10,64%)  tujuan penelitian ini adalah diketahui  hubungan antara kondisi fisik rumah yang meliputi ventilasi rumah, lantai rumah, atap rumah , dan dinding rumah dengan kejadian ISPA.

Jenis penelitian ini adalah penelitian observasi dengan pendekatan cross sectional. Subjek yang diteliti yaitu seluruh rumah yang di dalamnya terdapat balita berusia 0-5 tahun dengan 76 sampel. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah simpel random sampling. Dengan Uji statistik chi square.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara ventilasi rumah (p=0,003), lantai rumah (p=0,007), atap rumah (p=0,044), dan dinding rumah (p=0,022) dengan kejadian ISPA. Disarankan Hendaknya masyarakat menjaga kebersihan rumah seperti menyapu lantai, mengepel lantai dan membersihkan debu-debu yang menempel pada dinding dan lantai rumah, agar tidak dijadikan tempat perkembangbiakkan kuman.

Kata kunci : Infeksi Saluran Pernafasan Atas, Balita, Kondisi Fisik Rumah.

1.    Mahasiswa FKM Universitas Malahayati B. Lampung
2.    Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati B. Lampung


Tidak ada komentar:

Posting Komentar